8.17 Partical Applications
1. Resistor berfungsi menghambat arus
Cara menghitung nilai resistansi resistor berdasarkan gelang warna :
1. Masukkan angka langsung dari kode warna gelang pertama
2. Masukkan angka langsung dari kode warna gelang kedua
3. Masukkan angka langsung dari kode warna gelang ketiga
4. Masukkan jumlah nol dari kode warna gelang keempat atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10^n), ini merupakan nilai toleransi resistor
2. Kapasitor untuk menyimpan muatan listrik pada rangkaian elektronika
4. Transistor unipolar
Transistor yang membawa muatan listrik berupa hole atau e- . Transistor unipolar ada dua tipe yaitu channel n dan Channel p dengan simbol
4)Dasar Teori[Back]
Untuk memberikan perbandingan cepat antara konfigurasi dan menawarkan daftar yang dapat membantu untuk berbagai alasan, Tabel 8.1 dikembangkan. Persamaan eksak dan aproksimasi
untuk setiap parameter penting diberikan rentang nilai tipikal untuk masing-masing parameter.
semua konfigurasi yang mungkin tidak ada, sebagian besar yang paling sering ditemui disertakan. Faktanya, konfigurasi apa pun yang tidak tercantum mungkin akan menjadi beberapa variasi
yang muncul di tabel, jadi paling tidak, daftar tersebut akan memberikan beberapa wawasan
tingkat apa yang diharapkan dan jalur mana yang mungkin akan menghasilkan persamaan yang diinginkan
5)Percobaan[Back]

1. Arus listrik mengalir dari sumber daya melalui resistor.
Resistor membatasi aliran arus dan membantu menjaga tegangan pada tingkat yang aman untuk komponen lain dalam rangkaian.
2. Arus kemudian mengalir melalui kapasitor.
Kapasitor menyimpan energi dalam medan listrik Ketika kapasitor terisi, tegangan di terminalnya naik.
3. Ketika tegangan pada kapasitor mencapai level tertentu, transistor dihidupkan.
Transistor bertindak seperti sakelar elektronik, memungkinkan arus mengalir melalui kolektor dan emitornya.
4. Arus yang mengalir melalui transistor dapat digunakan untuk menguatkan sinyal elektronik, menyaring sinyal elektronik, atau mengubah sinyal elektronik dari satu bentuk ke bentuk lain.
5. Setelah transistor dimatikan, kapasitor dikosongkan.
Arus mengalir kembali melalui resistor dan sumber daya.
Proses ini dapat berulang berkali-kali, tergantung pada sinyal input dan fungsi yang diinginkan dari rangkaian.

1. Arus listrik mengalir dari sumber daya melalui resistor.
Resistor membatasi aliran arus dan membantu menjaga tegangan pada tingkat yang aman untuk komponen lain dalam rangkaian.
2. Arus kemudian mengalir melalui kapasitor.
Kapasitor menyimpan energi dalam medan listrik. Ketika kapasitor terisi, tegangan di terminalnya naik.
3. Ketika tegangan pada kapasitor mencapai level tertentu, transistor dihidupkan.
Transistor bertindak seperti sakelar elektronik, memungkinkan arus mengalir melalui kolektor dan emitornya.
4. Arus yang mengalir melalui transistor dapat digunakan untuk menguatkan sinyal elektronik, menyaring sinyal elektronik, atau mengubah sinyal elektronik dari satu bentuk ke bentuk lain.
5. Setelah transistor dimatikan, kapasitor dikosongkan.
Arus mengalir kembali melalui resistor dan sumber daya.
6. Induktor menyimpan energi dalam medan magnet.
Induktor digunakan untuk menghaluskan arus dan tegangan dalam rangkaian.
Proses ini dapat berulang berkali-kali, tergantung pada sinyal input dan fungsi yang diinginkan dari rangkaian.
c)Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja[Back]
6.Video[Back]
7.File Download[Back]
- Rangkaian 8.55 Download
- Rangkaian 8.57 Download
- Rangkaian 8.58 Download
- link video 1 Download
- link video 2 Download
- link video 3 Download
- link video 4 Download
- link video 5 Download
- link video 6 Download
- link video 7 Download
- Datasheet Resistor [Download]
- Datasheet Dioda 1N4148 [Download]
- Datasheet Dioda 1N4009 [Download]
- Datasheet Voltmeter [Download]
- Datasheet Amperemeter [Download]












Komentar
Posting Komentar